Perancangan Kampung Tematik River Tubing Mayangsari Menjadi Destinasi Wisata Kota Semarang

Grandy Loranessa Wungo, Anis Meilitasari Sugiyarto, Natania Nysa Pertiwi

Abstract

Thematic villages have a big role in reducing the poverty rate in Semarang City. The existence of tourism-oriented development will encourage thematic villages to have more impact on the people's economy. The River Tubing Mayangsari thematic village has the potential to be developed, therefore there is a need for planning and design recommendations for tourist destinations. The method used is a quantitative and qualitative descriptive analysis approach in data analysis and data collection techniques using field techniques and literature/document studies. The results obtained in this service are recommendations for socio-economic planning and infrastructure design for the Mayangsari River Tubing. This community service is expected to become a consideration and recommendation for the Regional Development Planning Agency for the City of Semarang in bringing the Mayangsari River Tubing Thematic Village to a Tourist Destination in the City of Semarang.

Keywords

thematic village; planning; tourist destination; urban tourism

Full Text:

PDF

References

KKN UNNES. (2021). Potensi Wisata Kalipancur River Tubing Mayangsari. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Nugroho, J. A. (2022). Kampung Tematik Kota Semarang. Materi Paparan Kerja Praktik Tematik Bappeda Kota Semarang. Semarang: BAPPEDA Kota Semarang.

Pemerintah Kota Semarang. (2019). Pemkot Semarang: Diskusi Bersama terkait Kemiskinan dan Pengangguran melalui Program Gerbang Hebat Semarang | Pemerintah Kota Semarang. Semarang: Pemerintah Kota Semarang.

Pokdarwis Kalipancur. (2022). Dokumentasi Pokdarwis Kalipancur.

Santi, I. H. (2020). Analisa Perancangan Sistem. NEM.

Setiadi, H. (2014). Teori Perencanaan, Dasar-Dasar. Jakarta: Universitas Terbuka.

Sumastuti, E., Prabowo, H., & Violinda, Q. (2021). Pengembangan Wisata Kota Semarang. Khasanah Ilmu-Jurnal Pariwisata Dan Budaya. Khasanah Ilmu-Jurnal Pariwisata Dan Budaya. vol. 12, no. 1, pp. 30–38.

Susmanti. (2013). Prospek Karangasri Sebagai Pendukung Desa Wisata Srowolan Dan Kemungkinan Upaya Pengembangannya Di Dusun Karanggeneng Desa Purwobinangun Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman.

Walikota Semarang. (2018). Peraturan Walikota Semarang Nomor 22 Tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kampung Tematik. Semarang: Pemerintah Kota Semarang.

N. K. Rahman, B. S. Utami, and R. Pancasilawan (2021). KOLABORASI PENGEMBANGAN DESTINASI PARIWISATA KREATIF DI KOTA BANDUNG STUDI PADA BANDUNG CREATIVE BELT SEKTOR CIGADUNG. J. Adm. Negara, vol. 13, no. 1, 2021.

A. A. Prakoso and Y. A. De Lima. (2019). Strategi Pengembangan Pariwisata Kreatif Berbasis Masyarakat (Community-based Creative Tourism) Di Bintan. J. Tour. Creat., vol. 3, no. 2, 2019, doi: ISSN 2549-483X.

I. Resmawa, Ningrum, and S. Masruroh. (2019). KONSEP DAN STRATEGI PENGEMBANGAN CREATIVE TOURISM PADA KAMPUNG PARIKAN SURABAYA. IKRAITH-HUMANIORA, vol. 03, no. 2, pp. 25–30, 2019.

Kelurahan Kalipancur. (2022). Dokumen Kelurahan. SEMARANG, 2022

Wawancara. (2022) Tim Penyusun

U. Zakiyah, R. Husein, and A. Muzwardi. (2016). PELAYANAN INKLUSIF UNTUK PENYANDANG DISABILITAS STUDI FASILITAS DAN AKSESIBILITAS PARIWISATA UNTUK DISABILITAS DI KOTA YOGYAKARTA,.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.