BEDAH INFLASI KOTA SEMARANG DI MASA PANDEMI

Lilis Anisah

Abstract

Low and stable inflation is a prerequisite for sustainable economic growth aimed at improving people's welfare. This study aims to provide an overview of the development of inflation in the Semarang City, compared to Central Java Province and national during 2020 which was the year of the Covid-19 pandemic. The results of the study show that the group expenditure on food, beverages, and tobacco; and the personal care and other service expenditure group is the expenditure group that most frequently experiences the highest monthly inflation or the lowest deflation in Semarang City on 2020. The results of the study is expected to be valuable information for the government, private sector and the monetary authority holders (Bank Indonesia) who related to the issue of price stability. It is expected to be a useful source of information for various good purposes in the future.

Full Text:

PDF

References

Adam, Latif. 2016. “Membangun Daya Saing Tenaga Kerja Indonesia melalui Peningkatan Produktivitas”. Jurnal Kependudukan Indonesia. Vol. 11 No. 2 Desember 2016. Hal. 71-84

Agung, I Gusti Ngurah. 2000. “Analisis Statistik Sederhana untuk Pengambilan Keputusan“. Jurnal Populasi. Vol. 11 No. 2. Diakses tanggal 17 Maret 2021 dari https://jurnal.ugm.ac.id/populasi/article/view/12342/8995.

Badan Pusat Statistik. Konsep Inflasi. Diakses tanggal 3 April 2021 dari https://www.bps.go.id/subject/3/inflasi.html#subjekViewTab1.

Badan Pusat Statistik. 2021. Tabel Statis Indeks Harga Konsumen dan Inflasi Bulanan Indonesia Tahun 2019-2020. Diakses tanggal 17 Maret 2021 dari https://www.bps.go.id/statictable/2009/06/15/907/indeks-harga-konsumen-dan-inflasi-bulanan-indonesia-2006-2021.html.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. 2021. Indeks Harga Konsumen dan Inflasi Provinsi Jawa Tengah 2020. Fungsi Statistik Distribusi. Semarang: © Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. 2021. Tabel Statis IHK dan Inflasi 6 Kota SBH. Diakses tanggal 17 Maret 2021 dari https://jateng.bps.go.id/indicator/3/48/2/ihk-dan-inflasi-6-kota-sbh.html.

Bank Indonesia. 2021. Apa Itu Inflasi. Diakses tanggal 6 April 2021 dari https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/moneter/inflasi/Default.aspx

Devi, Alvita Rachma; Mukid, Moch. Abdul; Yasin, Hasbi. 2014. “Analisis Inflasi Kota Semarang menggunakan Metode Regresi Non Parametrik B-Spline“. Jurnal Gaussian Vol. 3 No. 2 Tahun 2014. Hal: 193-202.

Farhanah, Laelatul dan Azizah, Roidah. 2013. “Optimalisasi Penyerapan Tenaga Kerja Indonesia melalui Pengembangan Human Capital dan Penyediaan Jaringan Kerja Online yang Terintegrasi secara Nasional“. Economics Development Analysis Journal 2(2). Hal. 140-146.

Muthmainah, Dinda Audriene. 26 Juli 2018. Empat Kebijakan BI Kendalikan Inflasi Harga Pangan. Diakses tanggal 6 April 2021 dari https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180726141857-532-317168/empat-kebijakan-bi-kendalikan-inflasi-harga-pangan

Panjaitan, Meita Nova Yanti dan Wardoyo. 2016. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia“. Jurnal Ekonomi Bisnis. Vol. 21 No. 3, Desember 2016.

Pranita, Ellyvon. 2020. Diumumkan Awal Maret, Ahli: Virus Corona Masuk Indonesia dari Januari. Kompas.com. Diakses tanggal 17 Maret 2021 dari Diumumkan Awal Maret, Ahli: Virus Corona Masuk Indonesia dari Januari (kompas.com).

Sengka, Chrystiawan Adjie. 2015. “Analisis Tenaga Kerja Sektoral di Kota Tomohon“. Jurnal Kemenristek Dikti Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado. Diakses tanggal 17 Maret 2021 dari jurnal-analisis-tenaga-kerja-sektoralad1b74d7c8b74d6a3ac7c5113a97416b24734.html (google.com)

Widiarsih, Dwi dan Romanda, Reza. 2020. “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia Tahun 2015-2019 dengan Pendekatan Error Correction Model (ECM) “. Jurnal Akuntansi & Ekonomika. Vol. 10 No. 1, Juni 2020.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.