ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN POTENSIAL PERMUKIMAN DI KECAMATAN TEMBALANG TAHUN 2021-2041

Febri Tristiani, Intan Muning Harjanti, Bintang Septiarani

Abstract

The city is always developing all the time. The development of a city is
generally synonymous with population growth. The high rate of population growth that
occurs in a city will be followed by an increase in the rate of settlement growth (Jayadi
et al., 2017). Tembalang District which has the main function as an educational area
and is planned as a medium density housing development area equipped with complete
facilities and infrastructure is one of the factors causing the increase in population which
results in an increase in the need for residential land in Tembalang District. This study
aims to determine the availability of potential settlement land along with the carrying
capacity of potential settlement land in Tembalang District in 2021-2041 which was
analyzed using quantitative descriptive analysis methods and spatial analysis. Based on
the results of the study, it shows that the area of land that has the potential to be
developed into a residential area in Tembalang District reaches 814.04 Ha or 19.78%
of the total area of Tembalang District., while the population at the end of the analysis
year (2041) in Tembalang District reaches 418,397 inhabitants. After calculating, it was
found that at the end of the analysis year (2041) the carrying capacity of the potential
land for settlements in Tembalang District was 1 DDP (DDPm = 1). The carrying
capacity of potential residential land of 1 DDP (DDPm = 1) means that the availability
of residential land in Tembalang District is balanced with the need for residential land
in Tembalang District with 6 (six) villages in Tembalang District which are still able to
accommodate the need for residential land including Rowosari, Meteseh, Bulusan,
Tembalang, Jangli, and Kramas village.

Full Text:

PDF

References

Arifin, M. (2010). Kajian Sifat Fisik. Jurnal Pertanian Maperta, XII. No. 2, 111–115.

Haidir, H., & Rudiarto, I. (2019). Lahan Potensial Permukiman Di Kota Semarang. Tataloka, 21(4), 575. https://doi.org/10.14710/tataloka.21.4.575-588

Hartono, Y., Phrasetyo, D., Astutik, Y., Sugiarti, D., & Permata Sari, I. (2014). Perkembangan Kota

Madiun Sebagai Kota Gadis Tahun 2000-2013. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya,

(02), 74. https://doi.org/10.25273/ajsp.v4i02.829

Ifence, J. U. R. (2014). Evaluasi jaringan perpipaan distribusi air bersih daerah layanan kamelimabu kecamatan katikutana selatan kabupaten sumba tengah. Institut Teknologi Nasional.

Jayadi, I. M. Y., Christiawan, P. I., & Sarmita, I. M. (2017). Dampak Pertumbuhan Penduduk Terhadap Daya Dukung Lahan Pertanian Di Desa Sambangan. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 5(2). https://doi.org/10.23887/jjpg.v5i2.20658

Kecamatan Tembalang Dalam Angka 2010-2020

Kota Semarang Dalam Angka 2021

Ningsih, S. A. A., & Dewi, Y. T. T. (2020). Analisis Perencanaan dan Penyediaan Sumber Air Bersih di Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Noveria, M. (2010). Fenomena Urbanisasi Dan Kebijakan Penyediaan Perumahan Dan Permukiman Di Perkotaan Indonesia. Jurnal Masyarakat Indonesia, 34(2), 103–124. http://ejournal.lipi.go.id/index.php/jmi/article/view/643

Nugraha, Y., Nugraha, A., & Wijaya, A. (2014). Pemanfaatan Sig Untuk Menentukan Lokasi Potensial Pengembangan Kawasan Perumahan Dan Permukiman (Studi Kasus Kabupaten Boyolali). Jurnal Geodesi Undip, 3(4), 50–59.

Nuzullia, L., & Pradoto, W. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Kawasan Permukiman Terencana Kota Depok. Teknik PWK, 4(1), 145–159.

Prawatya, N. A. (2013). Perkembangan Spasial Kota-Kota Kecil Di Jawa Tengah. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 1(1), 17. https://doi.org/10.14710/jwl.1.1.17-32

RTRW Kota Semarang Tahun 2011-2031

Satria, M., & Rahayu, S. (2012). Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman Di Kota Semarang Bagian Selatan. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 2(1), 160–167.

SK Mentan NO.683/KPTS/UM/8/1981

SK Mentan NO.837/KPTS/UM/11/1980.

Arifin, M. (2010). Kajian Sifat Fisik. Jurnal Pertanian Maperta, XII. No. 2, 111–115.

Haidir, H., & Rudiarto, I. (2019). Lahan Potensial Permukiman Di Kota Semarang. Tataloka, 21(4), 575. https://doi.org/10.14710/tataloka.21.4.575-588

Hartono, Y., Phrasetyo, D., Astutik, Y., Sugiarti, D., & Permata Sari, I. (2014). Perkembangan Kota Madiun Sebagai Kota Gadis Tahun 2000-2013. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya, 4(02), 74. https://doi.org/10.25273/ajsp.v4i02.829

Ifence, J. U. R. (2014). Evaluasi jaringan perpipaan distribusi air bersih daerah layanan kamelimabu kecamatan katikutana selatan kabupaten sumba tengah. Institut Teknologi Nasional.

Jayadi, I. M. Y., Christiawan, P. I., & Sarmita, I. M. (2017). Dampak Pertumbuhan Penduduk Terhadap Daya Dukung Lahan Pertanian Di Desa Sambangan. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 5(2). https://doi.org/10.23887/jjpg.v5i2.20658

Kecamatan Tembalang Dalam Angka 2010-2020

Kota Semarang Dalam Angka 2021

Ningsih, S. A. A., & Dewi, Y. T. T. (2020). Analisis Perencanaan dan Penyediaan Sumber Air Bersih di Kecamatan Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Noveria, M. (2010). Fenomena Urbanisasi Dan Kebijakan Penyediaan Perumahan Dan Permukiman Di Perkotaan Indonesia. Jurnal Masyarakat Indonesia, 34(2), 103–124. http://ejournal.lipi.go.id/index.php/jmi/article/view/643

Nugraha, Y., Nugraha, A., & Wijaya, A. (2014). Pemanfaatan Sig Untuk Menentukan Lokasi Potensial Pengembangan Kawasan Perumahan Dan Permukiman (Studi Kasus Kabupaten Boyolali). Jurnal Geodesi Undip, 3(4), 50–59.

Nuzullia, L., & Pradoto, W. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Kawasan Permukiman Terencana Kota Depok. Teknik PWK, 4(1), 145–159.

Prawatya, N. A. (2013). Perkembangan Spasial Kota-Kota Kecil Di Jawa Tengah. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 1(1), 17. https://doi.org/10.14710/jwl.1.1.17-32

RTRW Kota Semarang Tahun 2011-2031

Satria, M., & Rahayu, S. (2012). Evaluasi Kesesuaian Lahan Permukiman Di Kota Semarang Bagian Selatan. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 2(1), 160–167.

SK Mentan NO.683/KPTS/UM/8/1981

SK Mentan NO.837/KPTS/UM/11/1980.

Sriwinarti, A. (2005). beberapa karakteristik umum PERTUMBUHAN ENAM KOTA BESAR DI INDONESIA tahun 1980 - 2000. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 10(1), 67–79. http://www.journal.uii.ac.id/index.php/JEP/article/view/606

Wijanarko, A. (2011). Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Bersih Unit Kedawung PDAM Sragen.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.