Keanekaragaman Makrofauna Tanah sebagai Bioindikator Kualitas Tanah di Lahan Penimbunan Sampah Kota Semarang dengan Variasi Kondisi Lingkungan
Abstract
Soil macrofauna play an important role in maintaining soil quality and fertility, including through improving aeration, water absorption, and the dispersal and decomposition of organic matter. The presence of macrofauna is also an effective biological indicator to assess soil conditions ecologically. This study aims to assess soil quality based on the diversity of macrofauna species found in landfill areas in Semarang City. The approach used was quantitative method with sampling technique using pitfall trap at three points of observation location. Based on the identification results, 11 species of macrofauna were found with a total of 85 individuals. The diversity index value in diurnal and nocturnal communities showed a medium category, indicating a fairly good species diversity although uneven. The average index values for both time groups were relatively equal, reflecting the stability of the macrofauna community in the two periods of daily activity. Sites with good natural vegetation tended to have higher soil quality, while areas directly exposed to landfill activities showed degraded soil quality due to lack of vegetation cover and high inorganic waste content.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
A. Trisnawati, H.D. Beja, & J, J. (2022). Analisis Status Kesuburan Tanah pada Kebun Petani Desa Ladogahar Kecamatan Nita Kab Sikka. 1(2), 68–80.
Adelina, M., P. Harianto, S., & Nurcahyani, N. (2016). Keanekaragaman Jenis Burung di Hutan Rakyat Pekon Kelungu Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus. Jurnal Sylva Lestari, 4(2), 51–60. https://doi.org/10.23960/jsl2451-60
Adelliasari, Fitri Juneli, R. D. (2025). Distribusi Semut Hitam (Hymenoptera; Formicidae) di Hutan Sekunder Kabupaten Banyuasin. Jurnal Sains, 2(1), 48–53.
Alamsyah, R., & Fadli, S. A. (2023). Kondisi Sampah Plastik di Pantai Desa Pattongko Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(2), 208–213. https://doi.org/10.14710/jkli.22.2.208-213
Arifin, M., Putri, N. D., Sandrawati, A., & Harryanto, R. (2019). Pengaruh Posisi Lereng terhadap Sifat Fisika dan Kimia Tanah pada Inceptisols di Jatinangor. SoilREns, 16(2), 37–44. https://doi.org/10.24198/soilrens.v16i2.20858
Bando, Hi, Arman, Siahaan, Ratna, dan Langoy, L.D., M. (2016). Keanekaragaman Vegetasi Riparian di Sungai Tewalen, Riparian Vegetation Diversity of Tewalen River , South Minahasa Regency- North Sulawesi. Jurnal Ilmiah Sains, 16(1), 8–11. https://media.neliti.com/media/publications/288248-keanekaragaman-vegetasi-riparian-di-sung-4e1f17c5.pdf
Edrus, I. N., & Hadi, T. A. (2020). Di Perairan Pesisir Kendari Sulawesi Tenggara Community Structures of Reef-Fishes in the Adjacent Kendari’s Reef Waters, Southeast Sulawesi. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 26(2), 59-73 (Indonesian).
Emalinda Oktanis, Rahayu Clara, & Sandi Nofrita. (2025). Revegetasi Lahan Bekas Tambang Batu Bara dengan Beberapa Jenis Tanaman Dan Pengaruhnya Terhadap Makro Fauna Tanah Sawahlunto Sumatera Barat The Revegetation of Abandoned Coal Mine Land with Diverse Plant Species and Their Effects on Sawahlunto, West Sumat. Jurnal Agrium, 22(2), 183.
Evi, T., Gai, A. M., Fauza, M., &, & Hatchi, I. (2025). Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Teknik dan Strategi dalam Mengolah Data (Vol. 32, Issue 3). PT Media Penerbit Indonesia.
Ghaida Fathassabilla, A., & Budianta, W. (2023). Pencemaran Tanah Oleh Pb dan Cd di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kota Surakarta. Kurvatek, 8(1), 81–92. https://doi.org/10.33579/krvtk.v8i1.3919
H.Hanum, A.Najli, & N.Falah. (2021). Kemiripan Serangga Permukaan Tanah Diurnal dan Nocturnal di Kawasan Kampus UIN Ar- Raniry Banda Aceh. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 1(April), 152–156.
Hidayah, Z., & Suharyo, O. S. (2018). Analisa Perubahan Penggunaan Lahan Wilayah Pesisir Selat Madura. Rekayasa, 11(1), 19. https://doi.org/10.21107/rekayasa.v11i1.4120
Husamah, Abdulkadir Rahardjanto, A. M. H. (2017). Ekologi Hewan Tanah (Teori dan Praktek.
Jamin, F. S. (2025). Praktik Pengelolaan Lahan Pertanian Berdasarkan Kontribusi Makrofauna Tanah di Desa Moutong Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Solusi Bersama: Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat, 2(1), 160–171.
Minarsih, S., & Hanudin, E. (2017). Prosiding Seminar Nasional Pertanian Peternakan Terpadu Ke-3 ISBN : 978-602-60782-2-3 Prosiding Seminar Nasional Pertanian Peternakan Terpadu Ke-3 ISBN : 978-602-60782-2-3. Prosiding Seminar Nasional Pertanian Peternakan Terpadu, 215–226.
Mustawa, M., Abdullah, S., & Putra, G. M. . (2017). Analisis Efisiensi Irigasi Tetes pada Berbagai Tekstur Tanah. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem (pp. 408–421).
Njira, K. O; Nabwami, J. (2013). Soil Management Practices that Improve Soil Health_Indicators, Njira et al, 2013. 18(2), 2750–2760.
Nurnasari, E., & Djumali, . (2010). Pengaruh Kondisi Ketinggian Tempat Terhadap Produksi dan Mutu Tembakau Temanggung. Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri, 2(2), 45. https://doi.org/10.21082/bultas.v2n2.2010.45-59
Nurrohman, E., Rahardjanto, A., & Wahyuni, S. (2018). Studi Hubungan Keanekaragaman Makrofauna Tanah dengan Kandungan C-Organik dan Organophosfat Tanah di Perkebunan Cokelat (Theobroma cacao L.) Kalibaru Banyuwangi. Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.23917/bioeksperimen.v4i1.5923
Pariyanto, P., Sulaiman, E., & Ihdana, B. (2020). Keanekaragaman Makrofauna Tanah di Perkebunan Kopi Desa Batu Kalung Kecamatan Muara Kemumu Kabupaten Kepahiang. Jurnal Biosilampari : Jurnal Biologi, 2(2), 44–51. https://doi.org/10.31540/biosilampari.v2i2.885
Purba, T., Ningsih, H., Purwaningsih., Junaedi, A. S., Gunawan, B., Junairiah, Firgiyanto, R., & A. (2021). Tanah dan Nutrisi Tanaman. In Yayasan Kita Menulis.
Rahman, Hadianti, Y., Musthafa, B., Yugafiati, R., & Nugraha, T. (2022). Student Response on Reading Comprehension Learning Through the Zoom Cloud Meetings Application. Proceedings of the Fifth International Conference on Language, Literature, Culture, and Education (ICOLLITE 2021), 595(Icollite), 578–583. https://doi.org/10.2991/assehr.k.211119.090
Riyanto. (2007). Kepadatan, Pola Distribusi dan Peranan Semut pada Tanaman di Sekitar Lingkungan Tempat Tinggal. In Jurnal Penelitian Sains (pp. 241–253). https://doi.org/https://doi.org/10.56064/jps.v10i2.445
Rousseau, L., Fonte, S. J., Téllez, O., Van Der Hoek, R., & Lavelle, P. (2013). Soil macrofauna as indicators of soil quality and land use impacts in smallholder agroecosystems of western Nicaragua. Ecological Indicators, 27, 71–82. https://doi.org/10.1016/j.ecolind.2012.11.020
Setianingsih, I., Ridha, M. R., Hidayat, S., & Andiarsa, D. (2017). Semut sebagai vektor mekanik bakteri di dalam gedung Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan: studi pendahuluan. Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases, 3(2), 42–49. https://doi.org/10.22435/jhecds.v3i2.1791
Simanjuntak, F. N. (2020). Kehidupan Sehat dan Sejahtera Melalui Olah Tanah Berbasis Keanekaragaman Hayati. Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains, 1(2), 6–11. https://doi.org/10.55448/ems.v1i2.9
Situmeang, Y. P. (2020). Biochar Bambu Perbaiki Kualitas Tanah dan Hasil Jagung. In Hukum Perumahan.
Susanto, S., & Rahayu, A. P. (2022). Komunitas Makrofauna Tanah pada Lahan Bekas TPA Gunung Tugel Kabupaten Banyumas. Sainteks, 18(2), 169. https://doi.org/10.30595/sainteks.v18i2.12731
Susetyo, Y. A., Sigar, A. D., Simanjuntak, B. H., Wijaya, A., & Banjarnahor, D. (2025). Hubungan Praktik Budidaya di Berbagai Perkebunan di Sub-Daerah Aliran Sungai Tuntang Provinsi Jawa Tengah terhadap Karbon Organik Tanah Relationship of Cultivation Practices in Various Plantations in the Tuntang River Sub-Watershed , Central Java Province. Agrium, 28(2), 150–165.
Syahfitri, J., & Lestari, D. (2022). Keanekaragaman Makrofauna Tanah di Lahan Perkebunan Kelapa Sawit PT Agricinal Bengkulu Utara. Quagga: Jurnal Pendidikan Dan Biologi, 14(1), 59–66. https://doi.org/10.25134/quagga.v14i1.5053
T.Abdullah, I.D. Daud, & Kartini. (2020). Bioma : jurnal biologi makassar. Jurnal Biologi Makasar, 5(1), 47–59.
Utami, K. A., & Ramli, M. (2022). Analisis Perilaku Jangkrik (Gryllus bimaculatus) Pada Simulasi Efek Polusi Cahaya. Proceeding Biology Education Conference, 19(1), 75–78.
Wasis, B. (2012). Soil Properties in Natural Forest Destruction and Conversion to Agricultural Land, in Gunung Leuser National Park, North Sumatera Province. Jurnal Manajemen Hutan Tropika, 18(3), 206–212. https://doi.org/10.7226/jtfm.18.3.206
Wibowo, C., & Slamet, S. A. (2017). Soil Macrofauna Diversity on Various Types of Stands in Silicas’ Post-Mining Land in Holcim Educational Forest. Journal of Tropical Silviculture, 8(1), 26–34.
Widia Gusti, Noni Noviana, Rita Sartika, Lia Anggraini, Andika Pradipta, & Henny Johan. (2022). Studi Pencemaran Tanah sebagai Bahan Pengayaan Topik Teknologi Ramah Lingkungan untuk Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Mipa, 12(4), 1252–1258. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i4.783
Refbacks
- There are currently no refbacks.


